loader image

Apartemen dan Seberapa Penting Privasi

Hakikat manusia yang terlahir sebagai makhluk sosial sudah dipastikan membutuhkan sesamanya. Sekalipun menampik bahwa semua bisa berjalan dan diselesaikan oleh diri sendiri, tanpa disadari bahwa keberadaan orang-orang di sekitarnya masih diperlukan. Dan bersosialiasi adalah salah satu hal penting dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk hidup bertetangga.

Ada adab dan etika yang mengikat kehidupan bersosial untuk bisa saling mengedepankan kenyamanan. Sifat bijaksana seperti saling menolong hingga saling menghargai dikedepankan untuk menghindari sebuah konflik. Norma ini jelas akan dan selalu berlaku di manapun kaki berpijak, baik di sebuah kota atau di desa, maupun tinggal di rumah atau apartemen.

Satu hal yang cukup penting dan dianggap sebagai adab dalam kehidupan bertetangga ialah privasi. Privasi dianalogikan sebagai sebuah pagar karena hadirnya membatasi hubungan antar manusia dan sesamanya. Pada umunya istilah privasi diartikan sebagai keadaan di mana kehidupan pribadi seseorang atau kelompok terbebas dari pengawasan maupun gangguan orang lain.

Arti dari privasi sering dianggap sama dengan istilah rahasia. Mungkin karena kandungan makna yang melekat di antaranya hampir serupa. Padahal, keduanya memiliki arti yang berbeda dan perbedaan paling mendasarnya adalah apa dan bagaimana tujuan seseorang atau kelompok dalam melindungi urusan pribadinya.

Rahasia yang identik dengan kata ‘menyimpan’, bertujuan agar tidak diketahui oleh orang lain. Sedangkan untuk privasi ialah kebebasan atau leluasanya seseorang menghindari pengawasan dan gangguan orang lain. Privasi pun selalu identik dan dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat pribadi, yang mana ketika dilanggar membuat seseorang atau kelompok justru merasa tidak nyaman bahkan marah.

Setidaknya ada dua jenis privasi yang bisa dicermati bersama dalam menjalani kehidupan bertetangga, antara lain privasi secara fisik dan privasi secara tingkah laku. Untuk jenis yang dituliskan pertama ialah jenis privasi yang memiliki keinginan untuk tidak mengalami gangguan secara fisik, seperti ingin menyendiri, ingin berada di kesunyian, dan terakhir hanya mau berbagi kedekatan dengan segelintir orang.

Sedangkan untuk jenis yang kedua ialah jenis privasi yang memiliki keinginan untuk menjaga rahasia di dalam diri dengan cara memberikan informasi seperlunya, seperti tak mau menampilkan jati diri yang sesungguhnya, membatasi informasi diri terhadap orang lain, dan tidak mau terlibat secara penuh dengan tetangga.

Privasi pun tentu ada manfaatnya dan memiliki fungsi yang bisa diterapkan dalam kehidupan bersosial atau bertetangga. Mulai dari mengatur dan mengendalikan setiap interaksi dengan lawan bicara, sehingga tahu kapan waktu yang tepat untuk menyendiri dan kapan waktu yang tepat untuk bersosialisasi. Lalu, privasi juga berfungsi untuk membantu memperjelas konsep dan identitas diri seseorang.

Apartemen Menjunjung Tinggi Privasi

Ketika memutuskan untuk membeli sebuah hunian, tentunya ada banyak hal yang jadi pertimbangan. Tapi secara garis besar dibagi menjadi 3 hal utama, antara lain lokasi, harga dan lingkungan. Di sinilah skala prioritas diterapkan, apakah harga yang ditawarkan sesuai? Lalu bagaimanakah akses menuju tempat tinggalnya? Dan yang terakhir, apakah situasi dan kondisi di sana menunjang segala kebutuhan? Karena ketiga hal yang disebutkan di atas merujuk pada tingkat keyamanan nantinya dalam menghabiskan waktu selama di tempat tinggal.

Termasuk soal privasi, keadaan lingkungan seperti apa yang diharapkan penghuni. Meski terkesan individual, kehidupan bertetangga di apartemen bukan berarti tidak rukun. Justru jika dilihat dari fungsi privasi, apartemen adalah hunian tepat bagi yang menjungjung tinggi privasi dalam kehidupan bertetangga. Lingkungan yang cenderung santai membuat para penghuni bisa dengan leluasa menentukan kapan waktu yang tepat untuk menyendiri dan kapan waktu yang tepat untuk bersosialisasi.

Selain itu, apartemen dinilai cocok bagi mereka yang ingin menjalani kehidupan kesehariannya dengan serba praktis. Hal tersebut tidak terlepas dari fasilitas-fasilitas yang ditawarkan kepada para penghuni. Secara tidak langsung kemudahan-kemudahan ini yang nantinya akan membantu membentuk identitas diri.

Jadi, siapkah #MemilihBahagia dengan tinggal di Urbantown?

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *