What's On

22/11/2018
Emang Paling Enak Tinggal di Jakarta, Apa aja Ada! Tapi, Yakin Bisa Betah Kalau Faktanya Begini …

Urbantown.id, Serpong -Siapa berani datang ke Jakarta? Siapa suruh datang ke Jakarta? Siapa betah tinggal di Jakarta? Saat saya menulis artikel ini, rasanya seperti sedang dihidangkan semangkuk asinan jambu air yang pedas, asam, segar, sekaligus bikin ngiler. Ya! Bagi saya, tinggal di Jakarta seperti itu rasanya. Campur-campur, banyak asam dan pedasnya, namun tetap bikin nagih.

Jakarta terbukti sebagai salah kota di dunia yang tengah berkembang dengan sangat pesat. Menuju megapolitan dengan segala problematikanya. Tidak bermaksud untuk mengenyampingkan masalah banjir, kemacetan, pendidikan, kebudayaan, kejahatan jalan raya, sampai kesetaraan gender, namun masalah Jakarta yang cukup serius adalah kepadatan penduduk.

Saat di mana sebuah kota rasanya sudah tidak mampu lagi menampung begitu banyak penduduk dalam satu waktu dan tempat yang sama. Ya, faktanya Jakarta adalah kota terpadat nomor ketujuh di dunia! Bukan kah itu luar biasa? Selama ini kita - atau kebanyakan dari kita bekerja dan tinggal di kota yang sangat penuh sesak.

Di tahun 2017, Jakarta menampung lebih dari 15.000 orang untuk setiap satu kilometer perseginya. Ini sama saja untuk setiap satu meter persegi kita harus berbagi ruang dengan 15 orang! Tentu saja ini terlihat tidak mungkin dan mengada-ada, tapi faktanya memang begitu. Jakarta memang sudah saatnya bertransformasi. Kalau Jakarta masih enggan berubah, artinya kita lah yang perlu berubah!

Hunian vertikal adalah cara terbaik mendifusi masalah ini. Cara yang praktis dan logis untuk sekaligus mengembangkan kota-kota penyangga di sekitar Jakarta. Mengapa demikian? Karena rasanya tidak ada developer yang rela mengembangkan hunian vertikal dengan harga miring di Jakarta. Sangat jarang developer yang peduli untuk mengakomodasi kebutuhan hunian untuk semua kalangan masyarakat.

Namun, URBANtown – hunian vertikal terjangkau yang dikembangkan oleh PP Urban berani mengambil porsi tersebut. URBANtown siap menyediakan hunian terjangkau dengan harga yang tidak silau. Kini, URBANtown hadir di Serpong dan Karawang dengan harga yang sangat masuk akal. Hanya dengan Rp170 jutaan, kini semua orang punya kesempatan yang sama untuk tinggal di rumah sendiri.

Sampai Kapan Jakarta Akan Terus Penuh Sesak?



Ini Bukan Soal Jakarta yang Lamban Berubah, Tapi Kita yang Enggan Tergugah
Apakah Jakarta semakin menua dan tak lagi sanggup menina-bobokan kita hingga nyenyak? Apakah Jakarta sudah renta sehingga kita terpaksa mengais-ais sisa tenaganya? Tidak, Jakarta belum semenyedihkan itu. Jakarta masih dan akan terus tumbuh, kuat dan kian tegar menampung orang-orang yang apatis dan egosentris.

Di usianya yang akan menjadi setengah abad dalam delapan tahun ke depan, Jakarta merupakan kota yang sudah melewati fase matang. Fase pertumbuhan dan transformasi yang sudah dijejali ke perut Jakarta ini tengah melalui proses pencernaan. Hasil dan manfaatnya walau lambat namun tetap berarti untuk kita – para penduduk Jakarta.


Berbicara tentang penduduk Jakarta, artinya berbicara tentang jutaan orang yang berjibaku setiap harinya. Bukan hanya tentang mereka yang ber-KTP Monas, tetapi mereka yang juga berdesakkan setiap pagi dan sore hari. Menyambangi rezeki. Jakarta kian padat, penduduknya yang kian giat menggali Jakarta. Membuat Jakarta semakin mahal dan tak lagi terjangkau untuk warganya sendiri.

Ya! Keterjangkauan atau affordability di Jakarta telah berubah menjadi barang mewah. Mengapa demikian? Karena faktanya, lebih banyak warga Jakarta yang mendamba keterjangkauan dibandingkan yang tidak. Faktanya setiap kali ada midnite sale atau diskon sepatu branded murah, selalu padat pengunjung. 

Faktanya lagi, hanya kurang dari 45% orang di Jakarta yang mampu memiliki rumah sendiri. Sisanya? NGONTRAK! Faktanya lagi, akan nyaris mustahil menemukan harga rumah di bawah Rp300 juta di Jakarta. Ini adalah deretan fakta yang sesungguhnya bukan lagi menyoal kondisi Jakarta, tetapi kondisi mereka yang ada di Jakarta – kita yang terlena. Nyaris lupa untuk mengimbangi kenyataan dan impian.

Jakarta – maksud saya orang-orang Jakarta sudah sepatutnya mulai beralih-pikir ke gaya hidup yang lebih praktis. Bukan lagi menganggap hidup di Jakarta dengan rumah berhalaman luas menjadi sebuah impian paling luhur. Orang-orang zaman now sudah saatnya tergugah dan memilih hunian vertikal sebagai sarana pemenuhan kebutuhan papan.

URBANtown hadir untuk memenuhi kebutuhan hunian vertikal terjangkau untuk Jakarta. Untuk menolong Jakarta dari kepadatan yang kian menyesakkan. URBANtown dikembangkan dengan konsep keterjangkauan yang cocok untuk semua kalangan. Berlokasi yang membuat para pemiliknya mudah keluar-masuk pusat kota, URBANtown merupakan hadiah terbaik untuk Jakarta, untuk kita semua.